Showing posts with label stripdag. Show all posts
Showing posts with label stripdag. Show all posts

Monday, April 28, 2008

Argh Gemes!

Stripdagen Haarlem 2008 sebentar lagi mau mulai, tepatnya Juni tgl 7 dan 8 ini. Baru kali ini saya absen setelah setia mengunjunginya sejak tahun 2002. Barusan saya masuk ke situsnya Stichting Beeldverhaal Nederland, penyelenggara tetap Stripdagen Haarlem, yang bilang bahwa website-nya Stripdagen Haarlem 2008 sudah siap. Langsung akses ke sana, dan klik daftar komikus yang akan hadir.

Nah ini yang bikin *gemes*. Ada Adrian Tomine. Ada Chris Ware yang tahun 2004 lalu sempet saya mintain tanda-tangannya di buku Acme Novelty DateBook-nya yang pertama, dan sekarang saya kan sudah punya yang kedua(!). Ada Craig Thompson yang sedang sibuk menggarap karya berikutnya: Habibi. Juga bakal ada Peyo, bapaknya Smurf, Johan & Pirlouit dan lain-lain itu! Belum lagi adanya Dupuy-Berberian si duet nyentrik, Loustal si drafter kawakan, Cyril Pedrosa yang Three Shadows-nya saya tunggu2 banget! Aduh udah deh baca sendiri daftarnya, pusiiing...

Yang bikin makin *gemes* lagi apa coba. Sejak tgl 3-nya Syb bakal ada di Belanda, tapi dia udah bilang nggak akan mampir ke Stripdagen ini, padahal dia bakal di sana sampe tanggal 12. Heuhhhh....

Wednesday, June 7, 2006

Stripdagen Haarlem 2006


Before going to where the events are, we dropped by Pak Khing's house. It turned out that we took a too-long detour; Dhanu was exhausted but he didn't complain.
I returned Pak Khing's books (Arman & Ilva) and old photos, which he showed rightaway to Patty Klein, who was there as well.

Stripdagen Haarlem, a bi-annual comics event in Haarlem, this year from 3 to 4 June 2006. Here's a visual report (sketches and photos); verbal report will be uploaded as soon as it is ready.

Tuesday, June 6, 2006

Storm di Haarlem



Modified from a post in Komik Alternatif mailing list, Msg. #2529

Hari Sabtu yang lalu, 3 Juni 2006, adalah termasuk hari yg paling ditunggu2 publik komik se-Belanda: mulainya Stripdagen Haarlem. Di sini saya hanya akan cerita saat berjumpa dengan Romano Molenaar, komikus yang dipercaya sebagai penerus seri Storm. Salah satu venue Stripdagen, Philharmonie, memuat beberapa spot kios, di mana salah satunya adalah ruang utk Franka, Agen 327, Hein de Kort, dan Storm. Henk Kuijpers (pencipta Franka), Martin Lodewijk (pencipta Agen 327, penulis Storm), Hein de Kort, dan para penerus Storm pun turut hadir dan menyediakan waktu utk sesi tanda-tangan dan sketsa utk para penggemar.



Sekitar jam satu siang, saya menghampiri pojokan Storm, di mana dijual wine berlabel Storm (botol ukuran 500 ml berharga 4,75 Euro), original prints Agen 327, edisi khusus Storm dan Trigan, buku memoriam Don Lawrence, dan limited prints (berjumlah 150, numbered & signed) karya Romano & Jorg. Di salah satu pojok meja, Romano dan Jorg terlihat sibuk melayani permintaan sketsa dari pengunjung. Saya ikut mengantri, tapi pas sebelum giliran saya, waktunya bagi Romano dan Jorg utk istirahat makan siang. Mereka akan kembali pk. 15:00 - and so would I!


Photobucket - Video and Image Hosting
Sepotong dari limited art-prints karya Romano dan Jorg

15:00 - sambil menunggu Romano dan Jorg, saya membeli limited prints yg dijual, plus bonus sticker, seharga 35 Euro (btw, pembelian prints ini adalah syarat utk bisa dapat sketsa asli Romano dan Jorg. Sebelumnya saya sudah beli sebotol red wine berlabel Storm). Tiba giliran saya utk minta gambar.. sayangnya saya hanya diperbolehkan memilih salah satu tokoh. Hmm.. Storm atau Rambut Merah? Akhirnya saya pilih Rambut Merah. Sambil Romano menggambar, saya ajak ngobrol. Pertama kali tentu saya beri selamat atas comission yg ia peroleh.

Ketika saya bilang saya tau (karya2) Anto dari sebuah komunitas komik di Indonesia, Romano langsung menyatakan kekagumannya atas karya2 Anto. Saya bilang (berdasarkan 'sampel Storm' Anto yg ikut diterbitkan dalam The Chronicles of 30 years Storm), garis2 Anto sangat halus (delicate), sehingga Rambut Merah tampak terlalu terawat (groomed) seperti 'gadis kota', sementara kulit wajah dan lengan Storm, meskipun berotot, tampak mulus. Padahal kualitas kekasaran garis dan rough/wild looks merupakan kekhasan tokoh2 dalam Storm. Mungkin ini yg menyebabkan Anto belum berhasil memperoleh tugas meneruskan Storm.

Photobucket - Video and Image Hosting


Romano baru dipertemukan dengan Jorg (yg bertugas sbg colorist) dalam proyek Storm ini, namun terlihat keduanya sudah cukup fasih berkomunikasi mengenai dan melalui karya masing2. Saya dengar Anto juga dapat bagian sebagai colorist, utk komik2 lain? Lumayan membanggakan, ada komikus Indonesia bisa masuk tim Don Lawrence ini :)



Kemudian saya tanya Romano, kapan album Storm yg baru akan terbit. Romano bilang, diharapkan pertengahan 2007. Kini ia sudah mulai dengan sketsa2 awalnya. Pembuat ceritanya masih Martin Lodewijk, yg juga membuat cerita2 utk Don Lawrence dulu. Tapi lalu Romano juga menyatakan kecemasannya akan penerimaan penggemar Storm atas album barunya nanti. Sebab orang pasti akan selalu membandingkan dengan karya2 pendahulunya, Don Lawrence. Memang, menurut saya, karya Don Lawrence tak akan tergantikan. Tapi kita lihat saja karya duet Romano - Jorg nanti, yg kalau dilihat dari sampel yg sudah ada, sepertinya cukup menjanjikan.


Photobucket - Video and Image Hosting
Romano saat membuat sketsa di sebuah acara komik di Rijswijk, April 2006


Sketsa Rambut Merah saya selesai; kertas berpindah ke Jorg yg langsung memainkan kuas kecilnya di atas wajah Rambut Merah. Ia sudah menggambar sejak umur 14-15 tahun, dan sudah sejak itu pula ia selalu mempelajari gaya Don Lawrence. Saya melirik ke orang yg dapat giliran berikut, yg ngotot pengen gambar dua2nya, Storm dan Rambut Merah. Setelah menawar2, akhirnya Romano bersedia menggambar dua2nya, sedang berciuman. Aaargh keren sekali, saya nyesel nggak ngotot spt orang itu! Gambar Storm-Rambut Merah berciuman itu akhirnya cuma bisa saya potret

Betah rasanya memandangi gerakan tangan2 mereka di atas kertas. Tapi saya - dengan enggan - terpaksa meninggalkan pojokan Storm tersebut. Setelah cat air pada Rambut Merah mengering, saya selipkan sketsa tsb di antara sebuah buku. Lalu saya ucapkan terima kasih dan selamat bekerja pada keduanya.

Cerita selengkapnya ttg Stripdagen Haarlem, berikut foto2 dan gambar2, akan menyusul.




ps.
- Ttg Stripdagen Haarlem (berbahasa Belanda): http://www.stripdagenhaarlem.nl/

- Sedikit ttg The Chronicles of 30 years Storm: http://komik.multiply.com/journal/item/7

- Limited art print
bisa dilihat di situs Don Lawrence ini. Gambar2 lain pada situs itu (close up wajah2) adalah bonus sticker-nya.